top of page

Sekolah Hutan

 'Mendorong dan menginspirasi individu melalui pengalaman luar ruang yang positif'

Di area Sekolah Hutan kami memberikan pengalaman belajar yang bekerja untuk mengubah kehidupan anak-anak dengan menghubungkan mereka dengan lingkungan luar ruangan dengan cara yang unik dan inspiratif. Anak individu ditempatkan di pusat segala sesuatu yang kita lakukan. Dalam dunia yang terus berubah, kami bertujuan untuk memungkinkan anak-anak mengembangkan kesadaran sensorik mereka dan memanfaatkan potensi dan semangat mereka untuk pembelajaran holistik di ruang kelas tanpa dinding.

Pembelajaran di Luar Ruangan

Di Sekolah Bayi Thomas A' Becket kami percaya semua anak harus memiliki akses ke alam terbuka secara teratur, untuk bermain dan belajar dengan bahan-bahan alami dan mengalami perubahan musim yang mempengaruhi ruang hijau dan lingkungan kita.

Kami percaya bahwa anak-anak perlu terhubung dan memiliki akses ke alam; untuk mengenali tempat mereka di dalam alam dan tumbuh menikmatinya, ingin merawatnya dan menghormatinya.

Lingkungan belajar luar ruangan di Sekolah Bayi Thomas A' Becket menghidupkan pembelajaran dan meningkatkan kemampuan anak Anda untuk bekerja sama sambil menawarkan kesempatan untuk mengambil risiko, membuat pilihan, dan memulai pembelajaran.  Ini bertujuan untuk mendorong motivasi, cinta belajar dan kerja tim.  Ini mengembangkan harga diri dan kepercayaan diri melalui pengalaman belajar langsung.

Many of our children also come down to the farm to read with the animals.

In our Forest School sessions, the children have the opportunity to collect and then use some of our duck eggs to cook ‘eggy bread’.

 

 

 

 

 

 

 

 

Picture3.jpg
Picture20.jpg

Six Principles of Forest School

 

At Thomas A Becket we base our Forest School experiences for our children on the six principles of Forest School:

1. Developing a relationship between learners and the natural world that features mutuality and compassion.

2. Facilitating a programme of regular contact with the natural world that make deeper, caring nature connections.

3. Working in a learner-centred way whereby an ‘equal’ learning community is developed where there is a combination of autonomous and communal learning, featuring joint decision making regarding the learning. Forest School follows a constructivist approach whereby the learning, in and of, the real natural world and the learners themselves emerges.

4. Risk taking in a safe context is encouraged, enabling learners to move into their learning zones where they can manage their own risks, be they emotional, physical, cognitive or social risks.

5. Developing the whole person, supporting cognitive processes and fostering creative, resilient, physically healthy independent learners.

6. Practitioners who are qualified and continually reflect on, question and develop, their own learning and Forest School facilitation.

Kamera Margasatwa

Tahun ini anak-anak memiliki kesempatan luar biasa untuk mengamati beberapa satwa liar setempat. Pada awal April, sebuah keluarga rubah tinggal di daerah padang rumput kami. Rubah membangun sarang besar dan dengan cepat menyambut enam anaknya ke dunia. Berkat Mr Ray dan kamera satwa liarnya, anak-anak dan staf dapat dengan aman mengamati anak-anak ini tumbuh, memberi makan, dan menjelajahi dunia di sekitar mereka. Baru-baru ini, kami telah mengamati tupai. Kami telah dapat menyaksikan mereka menggunakan ekor dan keterampilan memanjat yang unik untuk menemukan makanan di tempat makan tupai. Tahun depan, kami berharap untuk lebih mengembangkan ruang belajar di luar ruangan kami dengan memasukkan kotak burung dan pengumpan burung.

bottom of page